IKLAN ADSENSE

Home » » CARA MEMELIHARA BELUT DI DALAM KOLAM

CARA MEMELIHARA BELUT DI DALAM KOLAM


Belut alias Lele adalah ikan migrasi yang sangat bayak diminati oleh masyarakat dan tidak hanya itu belut juga merupakan hewan yang sangat kaya gizi dan vitamin.

memelihara belut
Memelihara Belut
Setelah menetas dan  terdampar di pantai, muara, air tawar dan Rawa-Rawa  hewan tersebut akan tumbuh dewasa. Ketika ikan matang bermigrasi menelurkan laut dalam. belut Besar  baru berbentuk ikan,  dengan mengalami metamorfosis menjadi rasa belut putih dan kemudian secara bertahap bergeser ke coklat gelap.  Sumber arus ikan yang dipanen dari sungai pintu alam pesisir. Di negara kita banyak belut liar dari Negeri luar , atau luar negeri. terutama dari thailand, vietnam dan lain sebagainya.
Cara  pemijahan musim bergerak ibu dari air tawar, air muara dan menemukan tempat yang cocok untuk bertelur (karena karakteristik ini bahwa peternakan belut sangat sulit) supaya menghasilkan belut yang berkualitas dan kaya dengan gizi.
memelihara lele dan belut

Saat ini tidak ada informasi tentang keberhasilan peternakan belut sumber benih yang ditangkap di alam liar. Petani sering mengumpulkan berkembang biak belut di alam liar dengan metode seperti: 
  • Jangan memfokuskan cahaya ke arah perilaku optik di malam hari dan kemudian menggunakan pengadilan untuk menyelamatkan,
  • Mengatur grid yang di muara, di mana distribusi keturunan penangkapan;
  • Gunakan beberapa Perahu  untuk mencari sirip muara pesisir dan mempertahankan belut klasifikasi
Alam merupakan sumber makanan udang dan  belut, begitu juga dengan beberapa ikan lainnya, bentik dan organisme akuatik. Ikan sidat adalah omnivora.  Ketika belut  tumbuh sedikit individu dalam kelompok yang sama, tetapi memiliki panjang 40 s/d 50 cm, betina tumbuh lebih cepat dibandingkan belut laki-laki ( jantan ).

kolam lele dan belut

Cara lain untuk memBudidayakan ikan Lele alias Belut sangat sempurna dan cepat sekali besar kalau tempat nya cocok. tempat yang sering di rekomendasikan oleh petani  yaitu terdiri dari lumpur kering (tanah rawa), kompos, jerami padi, pupuk dan lain sebagainya. saya rasa anda sangat mengetahuinya.

untuk cara Memeliharanya bisa kita diatur dengan cara:
- Bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm.
- Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater.
- Berikutnya kompos setinggi 5 cm.  
- Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk sebanyak 8 kilogram.

Karena ikan belut alias ikan Lele itu akan memerlukan air sebagai habitat ikan lainnya untuk dya bertahan hidup , kolam diberi air sampai ketinggian 17 centi meter dari Tempat atau kolam teratas. Jangan lupa tanami eceng gondok di atas nya sebagai tempat bersembunyi belut. Eceng gondok harus menutupi setengah besar kolam tersebut supaya belut alias lele mudah ntuk bersembunyi di bawah nya, saya rasa anda pasti paham cara mengaturnya.


Dalam proses budidaya ikan Belut perlu perhatian faktor lingkungan tetap seperti pH, oksigen terlarut, seperti yang disebutkan di atas, menghindari perubahan mendadak. Mengubah air untuk ikan bila perlu, setiap kali Anda mengubah air tidak melebihi 20% dari air di dalam kolam. Pada hari-hari panas, air harus diubah dari malam ke pagi untuk ikan tidak terkejut.

Pencegahan dan pengobatan: berhenti memakan ikan yang biasanya anda makan disebabkan oleh perubahan lingkungan dan kualitas benih yang buruk.